Langsung ke konten utama

Manusia Pejuang dan Bernilai

Menjadi orang baik adalah tujuan dari setiap manusia, harusnya. Berbuat kebaikan dan melakukan hal-hal baik adalah keharusan, Iya? Tidak ada manusia jahat di dunia ini kerena manusia yang lahir dari rahim seorang ibu adalah jasad dalam balutan jiwa yang suci. Namun kenapa ada kejahahatan dan perbuatan-perbuatan yang tidak baik? ini bukan karena manusianya namun pada perjalanan hidup seseorang yang mau tidak mau harus ia jalankan. Jika tidak hidup ya mati saja, betul? 

Untuk tetap hidup seorang yang beruntung akan dengan mudah menjalankan kehidupannya. Dan untuk mereka yang kurang beruntung mereka akan berjuang keras, jatuh dan bangun dalam menjalankan hidupnya sebagai seorang manusia. Dimana kebaikan? Kadang masih saja saya menyelipkan kata tanya itu dalam hati, jika Tuhan tidak cukup baik untuk diri saya dan orang-orang yang tidak beruntung. Sebegitu sulit dan kerasnya saya melewati hari hanya karena untuk hidup sedangkan orang-orang yang saya lihat begitu dengan mudah melewati hari yang berlalu.

Lalu kenapa sesulit itu untuk berjuang? karena saya manusia yang memang diharuskan hidupnya u untuk berjuang. Mereka yang memiliki kemudahan dalam menjalankan kehidupannya kini pun berjuang walau tidak semelelahkan saya. Oh kebaikan itu tidak adil. Tapi tidak dengan Tuhan.

Tuhan melihat semua pekerjaan manusia sekecil apa pun itu. Jika menanamkan kebaikan itu yang akan didapatkan, walau tidak saat sekarang namun itu pasti. Saat saya berjuang keras untuk bertahankan hidup, tanpa saya sadari Tuhan memberikan kemudahan, karenanya saya adalah pejuang, dan saya hanya perlu menyadari hal itu. Saat saya berjuang untuk bangkit dari keterpurukan, Tuhan sudah menempatkan kebaikan itu disatu titik sampai saya keluar dari keburukan itu, saya jangan pernah menyerah lagi, saya bernilai.

Hidup adalah kebaikan, bukan tentang tidak keadilan. Hidup selalu berkisah tentang perjalanan seseorang, tidak memihak beruntung atau tidak beruntung ia dilahirkan. Rumitnya hidup yang saya jalani adalah cerita kehidupan saya. Saya harus berjuang untuk mendapatkan hal kecil sekalipun, saya harus berjuang untuk lepas dari keburukan diwaktu dulu. Saya adalah pejuang yang bernilai.

Kamu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangus Village

Mengingat kembali tempat lahir dan tumbuhnya saya. Satu tempat yang terletak di pulau sumatera bagian selatan, desa Semangus Baru. Desa yang berada di pinggiran sungai semangus, satu dari delapan sungai yang bermuara ke sungai Musi. Sungai Musi ini sungai terpanjang di pulau sumatera, panjangnya mencapai 750km. Sungai ini disebut juga batanghari sembilan  yang berarti sembilan sungai besar, pengertian sembilan sungai besar adalah   Sungai Musi   beserta delapan sungai besar yang bermuara di sungai   Musi . Adapun delapan sungai tersebut adalah  Sungai Komering ,  Sungai Raw as,  Sungai Leko ,  Sungai Lakitan ,  Sungai Kelingi ,  Sungai Lematang , Sungai Semangus ,  Sungai Ogan . Tumbuh menjadi "Bolang si anak tepian sungai musi" adalah keistemewaan sendiri untuk saya. Sedari bisa berenang, sekitaran umur 6 tahun saya tidak bisa lepas dari bermain-main air disungai. Minimal dua kali sehari wajib nyemplung (sebenarnya untuk ...

Menjadi Penumpang Bijak

Gerah dengan orang-orang sehat jasmani yang duduk manis di priority seat? bangku yang dikhususkan bagi wanita hamil, lansia, atau kaum disabilitas. Mungkin gara-gara ini juga, muncul posting di jejaring sosial path, seorang yang mengeluhkan Ibu hamil lebih diprioritaskan daripada dirinya, yang kabarnya mengaku memiliki sakit pada bagian kaki. Hak keduanya untuk duduk di bangku priority seat, karena keduanya sama sama orang yang wajib di prioritaskan. Namun sayang, bahasa yang disampaikan dalam postingan seorang tersebut tidak cukup dewasa dan lebih terlihat menyalahkan si wanita hamil. Entah siapa kedua wanita tersebut, jelasnya gegara ini, orang-orang yang sehat jasmani nan aktif di media sosial jadi heboh ngasih komentar buruk atau sindiran manis. Dari hal tadi menurut saya ini pelajaran penting buat masyarakat kita, termasuk saya pribadi untuk mematuhi peraturan-peraturan umum seperti yang ada pada tranportasi massal. Di Ibukota ini sendiri ada KRL Jabodetabek dan Trans Jakart...

Sambutan Penerbit Jarmo Note's

Kamu mungkin sedang tersesat ke suatu link yang tidak tahu ini apa namanya, mungkin juga sedang dalam kondisi labil dimana semua blog kamu buka untuk mencari jati diri kamu yang hilang atau mungkin kamu adalah seorang jomblo yang sudah tidak tahu lagi bagaimana menghabiskan kesendirian kamu di dunia nyata. Siapapun kamu saya ucapkan selamat menelusuri catatan-catatan tidak penting yang ada diblog ini dan saya tidak menjamin kamu akan bahagia karena kamu hanya akan membuang waktumu secara percuma. Sekian. Sambutan tidak berbobot ini ditulis sebagai postingan perdana dari blog kedua saya, dimana blog pertama saya  amunanjar.blogspot.com  tidak jua mendapatkan applause dari masyarakat sejagad raya, maka dari itu saya memperanakan blog baru yang mungkin bisa menaikan tulisan-tulisan saya tentang beragam hal, jelasnya dalam tulisan ini saya tidak menjamin kamu berhasil merebut hati calon mertua kamu . Ehmmm... Sekarang saya mencoba mulai serius. Sama halnya dengan apa yan...