Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

Tidak Siap Dewasa

Tidak siap dewasa.  Mungkin itu adalah jawaban tepat untuk kondisi yang ada pada diri saya saat ini. Saya masih rabun membayangkan akan seperti apa masa depan saya dengan segala hal yang saya hadapi saat sekarang ini, sedangkan w aktu bergerak sangat cepat, usia saya sudah 24 tahun saja. Ini bukan perkara tiba-tiba, dengan sangat sadar saya sudah berada dalam lingkaran angka tersebut.  "Coba pikir dan bepikirlah", suara yang terus mengetuk-ngetuk kepala saya. "Apa yang telah saya lakukan selama ini?" Oh betapa lambatnya hidup saya, itu yang yang ada di pikiran saya. Diusia seharusnya produktif ini saya masih seperti para remaja yang berhip hip hura hura menghabiskan waktunya dari bangun tidur dan tidur lagi, melakukan aktivitas berlandaskan kesenangan hari ini tanpa memikirkan besok dan lusa akan seperti apa. Hal pertama dari dalam diri saya adalah menjalin hubungan, sampai dengan saat ini saya belum terlalu yakin dengan perasaan yang a...

Semangus Village

Mengingat kembali tempat lahir dan tumbuhnya saya. Satu tempat yang terletak di pulau sumatera bagian selatan, desa Semangus Baru. Desa yang berada di pinggiran sungai semangus, satu dari delapan sungai yang bermuara ke sungai Musi. Sungai Musi ini sungai terpanjang di pulau sumatera, panjangnya mencapai 750km. Sungai ini disebut juga batanghari sembilan  yang berarti sembilan sungai besar, pengertian sembilan sungai besar adalah   Sungai Musi   beserta delapan sungai besar yang bermuara di sungai   Musi . Adapun delapan sungai tersebut adalah  Sungai Komering ,  Sungai Raw as,  Sungai Leko ,  Sungai Lakitan ,  Sungai Kelingi ,  Sungai Lematang , Sungai Semangus ,  Sungai Ogan . Tumbuh menjadi "Bolang si anak tepian sungai musi" adalah keistemewaan sendiri untuk saya. Sedari bisa berenang, sekitaran umur 6 tahun saya tidak bisa lepas dari bermain-main air disungai. Minimal dua kali sehari wajib nyemplung (sebenarnya untuk ...